Rapat Koordinasi Pengamanan Batas Negara dari Kebakaran Hutan dan Lahan di Entikong
Entikong, 14 April 2026 — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan tahun 2026 dan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak fenomena El Niño yang berpotensi meningkatkan kejadian karhutla, Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan menginisiasi kegiatan Rapat Koordinasi Pengamanan Batas Negara dari Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Patroli Terpadu yang dilaksanakan pada 14 April 2026 di PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sinergi lintas sektor pada wilayah perbatasan negara guna mendukung upaya pencegahan, deteksi dini, serta penanganan Karhutla secara terpadu, sekaligus sebagai Upaya mencegah potensi terjadinya asap lintas batas yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, aktivitas sosial ekonomi, serta hubungan antarnegara.
Sinergi Lintas Sektor di Wilayah Perbatasan
Rapat koordinasi dilaksanakan bersama para pemangku kepentingan yang berada disekitar wilayah perbatasan Negara, antara lain Camat Entikong, PLBN Entikong, Imigrasi Entikong, Koramil Entikong, Polsek Entikong, Satgas Pamtas, KPH Sanggau Barat, Seksi Wilayah II Sintang BKSDA Kalimantan Barat, Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Sintang.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama dalam pelaksanaan patroli terpadu pengamanan kawasan perbatasan dari ancaman karhutla, khususnya menghadapi potensi peningkatan kejadian kebakaran pada musim kemarau tahun 2026 akibat pengaruh fenomena El Niño. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi operasional lapangan, pertukaran informasi antarinstansi, serta peningkatan kesiapsiagaan personel dalam menjaga kawasan perbatasan tetap aman dari ancaman karhutla dan dampak asap lintas batas.
Sosialisasi Tematik dan Penguatan Kesiapsiagaan
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan patroli batas negara, disampaikan pula informasi terkait kegiatan sosialisasi tematik lintas sektor guna memperkuat kapasitas aparat dan masyarakat di wilayah perbatasan, kegiatan sosialisasi tematik tersebut diharapkan mampu meningkatkan upaya bersama dalam kegiatan pencegahan karhutla secara terpadu, memperkuat peran masing-masing instansi sesuai tugas dan fungsi, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pengendalian karhutla secara berkelanjutan di wilayah perbatasan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, Yudho Shekti Mustiko menegaskan bahwa penguatan koordinasi lintas sektor pada wilayah Perbatasan negara merupakan langkah strategis dalam menghadapi potensi peningkatan risiko karhutla tahun 2026. Pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan terpadu antarinstansi di wilayah perbatasan negara dalam menghadapi potensi peningkatan karhutla akibat pengaruh fenomena El Niño. Sinergi patroli terpadu menjadi langkah penting untuk memastikan deteksi dini, respons cepat di lapangan, serta mencegah terjadinya asap lintas batas.
Komitmen Bersama Pengendalian Karhutla
“Kolaborasi yang kuat antarinstansi di wilayah perbatasan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas kawasan perbatasan negara dari ancaman karhutla. Melalui patroli terpadu dan sosialisasi tematik lintas sektor, diharapkan kesiapsiagaan personel serta dukungan operasional di lapangan semakin optimal,” ujar Yudho Shekti.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Kehutanan bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat langkah preventif dan responsif dalam pengendalian karhutla di wilayah perbatasan negara, guna menjaga kelestarian lingkungan, melindungi masyarakat, serta mendukung stabilitas kawasan perbatasan secara berkelanjutan.






