Gedung Manggala Wanabakti Blok IV Lt. 4, Jakarta Pusat

PERKUAT PENCEGAHAN KARHUTLA, MENTERI KEHUTANAN AJAK RIMBAWAN MUDA BALI BERGERAK BERSAMA

Gakkum Kehutanan PERKUAT PENCEGAHAN KARHUTLA, MENTERI KEHUTANAN AJAK RIMBAWAN MUDA BALI BERGERAK BERSAMA
Dokumentasi Penindakan Gakkum Kehutanan

Dengarkan Berita ini

Status: Siap

Kuta, Bali — 2 September 2025. Balai Dalkarhut Jabalnusra mengikuti Diskusi Menteri Kehutanan bersama Rimbawan Muda Provinsi Bali yang digelar di Mantra Coffee & Eatery, Kuta. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengundang masing-masing UPT Kehutanan di Provinsi Bali untuk mengirim lima perwakilan rimbawan muda guna berdialog langsung, menyampaikan aspirasi, dan merumuskan langkah bersama untuk memperkuat perlindungan hutan di Bali. Suasana diskusi berlangsung hangat, interaktif, dan berorientasi solusi. Para rimbawan muda memaparkan kondisi lapangan, termasuk tantangan teknis dan nonteknis, yang direspons dengan arahan langsung dari Menteri. Forum ini dimanfaatkan sebagai ruang berbagi praktik baik, menyelaraskan persepsi, dan menajamkan tindak lanjut lintas unit.

Dalam sesi penyampaian isu, Balai Dalkarhut Jabalnusra menegaskan pencegahan sebagai kunci pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui edukasi, deteksi dini, dan patroli terpadu yang konsisten. Karakter wilayah kerja yang luas dan terpisah antar-pulau menuntut strategi mobilisasi yang lincah, respons cepat, serta dukungan sarana prasarana yang ringkas, modular, dan mudah dibawa ke medan. Perwakilan UPT lain turut menyoroti kebutuhan peningkatan kapasitas SDM, pemutakhiran SOP bersama, dan integrasi data agar informasi titik rawan, patroli, serta respons dapat diakses lintas unit secara real time.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan pentingnya kolaborasi konkret antarseluruh UPT agar tidak terpaku pada tupoksi masing-masing. “Kita satu Kementerian, satu tubuh—bekerja selaras dan seirama. Saya mengajak rimbawan muda sering turun ke lapangan, bekerja bersama masyarakat, LSM lokal, dan pemerintah daerah, serta memanfaatkan potensi alam Bali untuk menjaga hutan, melindungi DAS, dan menjaga satwa,” tegasnya. Ia juga menekankan kecepatan respons dan keterbukaan komunikasi sebagai prasyarat memangkas hambatan lapangan dan mempercepat pengambilan keputusan yang terukur.

Forum menyepakati sejumlah tindak lanjut yang segera dijalankan, antara lain penguatan pencegahan karhutla melalui edukasi komunitas dan patroli rutin menjelang puncak musim kering; koordinasi lintas UPT untuk pengaturan peralatan bersama (pooling) serta mekanisme pinjam-pakai sarpras ringan yang mendukung mobilitas di pulau-pulau; standarisasi pelaporan lapangan dengan format ringkas agar data kejadian, patroli, dan saran tindak dapat dikompilasi harian; sesi berbagi pengetahuan antarrimbawan muda Bali secara berkala untuk membahas kasus, evaluasi respons, dan inovasi teknis; serta pelibatan aktif pemangku kepentingan lokal—kelompok masyarakat, pecalang hutan, LSM, kampus, dan pemerintah daerah—dalam kampanye pencegahan dan pemulihan lanskap.

Pertemuan ini menambah nilai bagi UPT di Bali sebagai ajang sinkronisasi perspektif. Dengan saling mengetahui kondisi, kendala, dan kebutuhan masing-masing, rintangan yang selama ini berjalan sendiri dapat dipetakan dan dicarikan solusi kolektif. Dampaknya diharapkan berupa respons yang lebih cepat, program yang lebih tepat sasaran, serta penurunan potensi risiko di kawasan hutan Bali. Perwakilan Balai Dalkarhut Jabalnusra menambahkan bahwa forum ini mendorong lahirnya inisiatif kolaboratif seperti patroli gabungan tematik, simulasi respons darurat lintas-UPT, dan pengembangan peralatan lapangan yang portable untuk mempercepat penanganan pada medan sulit.

Balai Dalkarhut Jabalnusra sendiri berfokus pada pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, meliputi mitigasi risiko, peningkatan kesiapsiagaan, respons kejadian, dan pemulihan pascakejadian melalui kemitraan lintas instansi serta pelibatan masyarakat. Rimbawan muda, mari bekerja bersama! Untuk informasi lebih lanjut dan kolaborasi, silakan menghubungi humas UPT terkait. Jika Anda komunitas, LSM, atau kampus yang ingin terlibat dalam edukasi pencegahan karhutla, kami membuka ruang kerja bersama dan sesi berbagi pengetahuan secara berkala.

oOo


Bagikan
Kembali ke Daftar