Personil Manggala Agni sedang melakukan pemadaman Karhutla
(Dok. Tim Humas Balai Dalkarhut Wil. Sumatera)
Palembang, 4 Agustus 2025 – Dalam upaya mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera, Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera menegaskan mekanisme pelaporan resmi bagi masyarakat yang menemukan adanya titik api di wilayahnya.
Masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila melihat adanya kejadian Karhutla pada Nomor Layanan/Call Center Kepala Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni Wilayah Sumatera. Laporan disertai identitas pelapor, titik koordinat dan foto/video kejadian Karhutla.
Nomor Layanan/Call Center pelaporan kejadian Karhutla wilayah Sumatera
Setiap laporan masuk ditindaklanjuti Kepala Daops dengan melakukan analisis terhadap kejadian Karhutla. Selanjutnya Kepala Daops mengerahkan tim Manggala Agni untuk melakukan pemadaman.
Personil Manggala Agni sedang melakukan pemadaman Karhutla
(Dok. Tim Humas Balai Dalkarhut Wil. Sumatera)
Layanan pemadaman Karhutla 24 jam setiap hari, 7 hari dalam seminggu tanpa dipungut biaya. Layanan pemadaman Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera dilakukan oleh 63 regu Manggala Agni di 17 Daops yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
“Kita berharap dengan adanya mekanisme ini, pelaporan menjadi lebih mudah dan terespon dengan baik. Namun demikian, kita tetap melayani masyarakat pada kondisi urgent dari berbagai sumber informasi pelaporan yang ada. Dari laporan tersebut, akan mempermudah Manggala Agni untuk mempercepat respon, makin cepat respon yang ada akan berdampak tidak meluasnya kebakaran dan dampaknya bisa diperkecil,” ungkap Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto di Palembang, Senin (4/8/2025).



