Gedung Manggala Wanabakti Blok IV Lt. 4, Jakarta Pusat

KEMENHUT PERKUAT PENCEGAHAN KARHUT di KALTENG MELALUI COMMUNITY MOVEMENT PROGRAM BERSAMA JEPANG

Siaran PersSenin, 26 Januari 2026
Ditulis OlehTim Humas - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan
Gakkum Kehutanan KEMENHUT PERKUAT PENCEGAHAN KARHUT di KALTENG MELALUI COMMUNITY MOVEMENT PROGRAM BERSAMA JEPANG

Dengarkan Berita ini

Status: Siap

Pangkalan Bun, 23 Januari 2026– Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan (Direktorat PKH) terus melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan (karhut) ditingkat tapak, selain kegiatan rutin patroli pencegahan dan deteksi dini karhutla yang dilakukan oleh Manggala Agni, juga dilakukan pendekatan dan pendampingan masyarakat melalui Manggala Agni Pendamping Desa (MAPD).

Kepala Sub direktorat Penanggulangan Kebakaran Hutan Dr. Israr Albar, S.Hut., M.Sc. Melakukan kunjungan lapangan bersama mitra dari Japan International Cooperation Agency (JICA Indonesia). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan Community Movement Program (CMP Project) melalui kegiatan Manggala Agni Pendamping Desa yang telah berjalan dari tahun 2025 pada Desa Pilot dan Desa dampingan oleh Manggala Agni Daops Kalimantan III/Pangkalan Bun.

Kunjungan difokuskan pada Desa Tanjung Terantang kecamatan Arut Selatan dan Desa Sabuai Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah.

Melalui kunjungan lapangan ini, JICA Indonesia dan Direktorat PKH Kemenhut memperoleh gambaran langsung mengenai peran aktif masyarakat desa dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla, khususnya melalui pendampingan yang dilakukan oleh Manggala Agni.

Kasubdit Penanggulangan Karhut Israr Albar menyampaikan, pertemuan ini bukan hanya sekadar kunjungan, tetapi juga melihat dan mendengar cerita dari desa dalam upaya pengendalian karhutla berbasis komunitas secara berkelanjutan. Serta menjadi momentum dalam memperkuat komitmen, sinergi dan kolaborasi para pihak pada pengendalian karhutla berbasis masyarakat.

“Diharapkan melalui kegiatan CMP bersama MAPD dapat memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam pengelolaan lingkungan serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara berkelanjutan. Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kerja sama dan sinergi antara pemerintah, mitra internasional, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia.”

Sementara Project Manager dari JICA – Indonesia Kubo Hideyuki mengungkapkan, “Peran Manggala Agni dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan sangat penting, karena mereka bekerja secara dekat dengan masyarakat setempat dan memberikan dukungan berkelanjutan langsung di lapangan. Hal ini telah ditunjukkan secara jelas melalui pengalaman di Desa Tanjung Terantang. Kegiatan CMP dirancang untuk semakin memperkuat kapasitas Manggala Agni dalam mendukung dan memberdayakan masyarakat.”

Bagikan
Kembali ke Daftar